20.3.13

Menakar Perolehan Energi Listrik dan Pupuk Organik dari Biomassa ( Limbah Ternak Sapi)

Timbulan sampah dan biomassa ( limbah peternakan, gulma perairan maupun gulma kebun ) sesungguhnya sumberdaya besar bagi pembangkitan energi listrik,gas bahan bakar panas (kompor) serta pupuk organik. Dengan teknologi fermentasi dan pemurnian biogas dalam Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM), diperoleh kualitas biomethan ( biogas murni) pada komposisi methan (CH4) tinggi > 80 % setara dengan Compressed Natural Gas (CNG) maupun LPG.


Perkembangan teknologi proses biomassa berupa limbah, gulma dan sampah menjadi material ekonomi baru yang memberikan keuntungan secara ekonomi telah melahirkan peluang bisnis pembangkitan energi listrik dan produksi pupuk dalam multi skala. Teknologi PLTBM yang dikembangkan PT. Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK) dapat dilakukan dari skala terkecil 150 kg biomassa hingga skala besar ratusan ton/ hari.
Peluang bisnis dari usaha pembangkitan energi ini, sejak tahun 2012, ditopang pula oleh pemerintah yang mulai memberikan insentif berupa harga premium, melebihi harga daya listrik dari pembangkitan energi fosil, oleh Perusahaan Listrik negara (PT. Persero PLN) atas daya listrik yang dibangkitkan usaha kecil, koperasi dan masyarakat.   Bahkan, guna menarik minat para investor di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah dan biomassa (PLTBM), pemerintah berniat menaikkan harga jual listrik yang berasal dari pembangkit tersebut. Semula, berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 4 Tahun 2012, tarif listrik biogas, biomassa, dan sampah kota senilai Rp 850 hingga Rp 1.050 per kilo watt hours (Kwh)
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, pemerintah akan merevisi aturan itu dan menaikkan tarif listrik menjadi Rp 1,250 hingga Rp 1,450 per Kwh. PLN wajib menyerap listrik ini. Pihaknya telah konsultasi publik dan membahas bersama PLN, ujarnya belum lama ini.

Pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan masih minim. Dari total kapasitas terpasang 44.124 MW di 2012, kapasitas pembangkit berbasis biodiesel, biogas, biomassa, dan sampah kota hanya 0,12%. (kt)
Berdasarkan pengalaman dalam 2 tahun terakhir PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK), kami dapat  menakar Perolehan Energi Listrik dan Pupuk Organik dari Biomassa ( Limbah Ternak Sapi) berdasar  telah dibangunnya model pembangkitan energi dari biomassa di 33 lokasi, dapat dianalisa bahwa perbesaran skala operasi pengolahan biomassa ( sampah, gulma dan limbah) memberikan parameter keuntungan lebih baik lagi (*).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar

Pupuk adalah zat hara yang ditambahkan pada tumbuhan agar berkembang dengan baik sesuai genetis dan potensi produksinya. Pupuk dapat dibuat dari bahan organik ataupun non-organik (sintetis). Pupuk organik bisa dibuat dalam bermacam-macam bentuk meliputi cair, curah, tablet, pelet, briket, atau granul. Pemilihan bentuk ini tergantung pada penggunaan, biaya, dan aspek-aspek pemasaran lainnya.

Pupuk Organik

Cari Pupuk Organik

Info Katalog Online

http://www.kencanaonline.com adalah e-commerce yang menyediakan dan melayani penjualan secara online aneka produk " unique- healthy & eco friendly" bagi pendukungan pada pengelolaan sampah untuk sanitasi perkotaan menjadi pupuk organik. Pupuk organik selanjutnya mendukung perwujudan pertanian organik, pertanian berkelanjutan dan pengembangan komoditi dengan teknologi pemupukan terpadu.




Paket Teknologi Pembuatan Pupuk Organik

Paket Teknologi Pembuatan Pupuk Organik
Komposter adalah media penyimpan bahan pupuk organik (kompos ) yang berasal dari sampah organik seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan yang akan menghasilkan pupuk organik. Bahan sampah organik ini akan mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) yang baik dan sedikit sekali mengandung logam berat (Fe, Al, Cu). Komposter ini baik digunakan bagi para hobbies tanaman dan pertamanan ( Type S sampai L) maupun yang secara profesional menjadi alat produksi kompos ( Rotary Klin ) dengan tujuan komersil. Paket Teknologi bagi tujuan komersial sebagai suatu Instalasi Pengelolaan Kompos Kota (IPKK) akan menghasilkan margin laba yang baik.

Pabrik Pupuk Organik Granul

Pabrik Pupuk Organik Granul
Investasi UKM dalam pembuatan pupuk organik granul kini bergairah setelah pemerintah memberikan subsidi bagi pembuatan pupuk organik. Inilah kali pertama lingkup kerja Lingkungan Hidup bertemu dengan Pertanian dalam menggarap masalah saampah kota- sebagai bahan organik yang berpotensi sangat besar dijadikan bahan pupuk - untuk dikembalikan ke desa.

Pertemuan Bisnis Organik Granul

Pertemuan Bisnis Organik Granul
Pertemuan pengusaha membahas peluang bisnis Organik Granul di Bandung berlangsung di Kadin Lounge. Komitmen investasi UKM akan membuka horison baru bahwa sampah kota akan sangat diperlukan bagi bahan baku pembuatan kompos dalam jumlah besar.

Trip Organik

Trip Organik
Wisata Organik atau Trip Organik "Posko Hijau" Bandung bertujuan mengenalkan aneka proses pembuatan bahan organik kompos hingga budidaya pertanian organik sampai mencicipi makanan serba sehat dan organik. Pesanan pada Trip Organik ini masih didasarkan atas Order, minimal Paket 25 Pax ( 25 Peserta by Micro Bus kapasitas 27 Seat). Dengan harga Rp 395.000,-/pax orang, peserta dapat melaksanakan sendiri pembuatan kompos sambil menikmati wisata unik di Bandung Selatan.