11.5.08

Setelah Pangan & Minyak Bumi, Kini Harga Pupuk Terus Melambung

Siapa sangka jika pertanian suatu saat memiliki misi - bukan saja harus memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak lagi, melainkan -juga pemenuhan energi dan bahan bakar (BBM). Setelah banyak terjadi perobahan iklim - fenomena global warming - menurunkan produksi pertanian di berbagai belahan dunia, kini kecemasan akan habisnya cadangan bahan bakar sumber fosil -minyak bumi- suatu sumberdaya tak terbarukan (unrenewable) dengan dicerminkan kenaikan harga secara signifikan (menembus diatas US $ 115 / barel), telah membuat banyak negara diprediksi FAO akan mengalami krisis pangan dan energi. Banyak perusahaan di China, Brazil dan AS kemudian mengambil pati jagung ( Corn Starch), kedelai, biji-bijian dan CPO ( Sawit) sebagai bahan baku dalam pembuatan ethanol guna dijadikan bahan bakar nabati (BBN) atau biofuel. Tentu saja kini rebutan jagung, kedelai dan CPO bukan antara kepentingan pangan dan pakan saja, melainkan pabrik ethanol tadi. Dengan naiknya kebutuhan akan tanaman pangan dan tanaman penghasil minyak lainnya, negara penghasil pupuk Phosphates (P), Kalium (K) dan asam sulfat, misalnya China, kini mengamankan pupuk bagi kepentingan pertanian di negerinya sendiri - dengan menaikan pajak bahkan menyetop sama sekali ekspor. Sumber hara Kalium (K) juga banyak diborong negara penghasil maupun yang jeli untuk produksi jagung secara besar-besaran ( Selatan Amerika ). Karuan saja, di pasar dunia, harga pupuk (Urea, Phosphate, Kalium) terkerek naik, baik di pasar fisik (spot market) maupun penyerahan kemudian (future trading). Nah Indonesia, sebagai negara dengan hanya memiliki Urea (N), akan terkena masalah oleh naiknya pupuk bagi pengamanan pangan maupun dalam rangka menggenjot produksi komoditi perkebunannya. Bagaimana Asosiasi dan Departemen Pertanian RI mencari jalan keluarnya ? Apa pupuk yang tepat bagi petani dan pekebun menyiasatinya?.......selanjutnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar

Pupuk adalah zat hara yang ditambahkan pada tumbuhan agar berkembang dengan baik sesuai genetis dan potensi produksinya. Pupuk dapat dibuat dari bahan organik ataupun non-organik (sintetis). Pupuk organik bisa dibuat dalam bermacam-macam bentuk meliputi cair, curah, tablet, pelet, briket, atau granul. Pemilihan bentuk ini tergantung pada penggunaan, biaya, dan aspek-aspek pemasaran lainnya.

Pupuk Organik

Cari Pupuk Organik

Info Katalog Online

http://www.kencanaonline.com adalah e-commerce yang menyediakan dan melayani penjualan secara online aneka produk " unique- healthy & eco friendly" bagi pendukungan pada pengelolaan sampah untuk sanitasi perkotaan menjadi pupuk organik. Pupuk organik selanjutnya mendukung perwujudan pertanian organik, pertanian berkelanjutan dan pengembangan komoditi dengan teknologi pemupukan terpadu.




Paket Teknologi Pembuatan Pupuk Organik

Paket Teknologi Pembuatan Pupuk Organik
Komposter adalah media penyimpan bahan pupuk organik (kompos ) yang berasal dari sampah organik seperti sisa sayuran, makanan, daging dan ikan yang akan menghasilkan pupuk organik. Bahan sampah organik ini akan mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan Mikro Elemen) yang baik dan sedikit sekali mengandung logam berat (Fe, Al, Cu). Komposter ini baik digunakan bagi para hobbies tanaman dan pertamanan ( Type S sampai L) maupun yang secara profesional menjadi alat produksi kompos ( Rotary Klin ) dengan tujuan komersil. Paket Teknologi bagi tujuan komersial sebagai suatu Instalasi Pengelolaan Kompos Kota (IPKK) akan menghasilkan margin laba yang baik.

Pabrik Pupuk Organik Granul

Pabrik Pupuk Organik Granul
Investasi UKM dalam pembuatan pupuk organik granul kini bergairah setelah pemerintah memberikan subsidi bagi pembuatan pupuk organik. Inilah kali pertama lingkup kerja Lingkungan Hidup bertemu dengan Pertanian dalam menggarap masalah saampah kota- sebagai bahan organik yang berpotensi sangat besar dijadikan bahan pupuk - untuk dikembalikan ke desa.

Pertemuan Bisnis Organik Granul

Pertemuan Bisnis Organik Granul
Pertemuan pengusaha membahas peluang bisnis Organik Granul di Bandung berlangsung di Kadin Lounge. Komitmen investasi UKM akan membuka horison baru bahwa sampah kota akan sangat diperlukan bagi bahan baku pembuatan kompos dalam jumlah besar.

Trip Organik

Trip Organik
Wisata Organik atau Trip Organik "Posko Hijau" Bandung bertujuan mengenalkan aneka proses pembuatan bahan organik kompos hingga budidaya pertanian organik sampai mencicipi makanan serba sehat dan organik. Pesanan pada Trip Organik ini masih didasarkan atas Order, minimal Paket 25 Pax ( 25 Peserta by Micro Bus kapasitas 27 Seat). Dengan harga Rp 395.000,-/pax orang, peserta dapat melaksanakan sendiri pembuatan kompos sambil menikmati wisata unik di Bandung Selatan.